|
| 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 |
| THOIB SOEBHANTO: SEORANG FASILITATOR TIDAK BOLEH MENGGURUI DAN MERASA LEBIH PINTAR DARI MASYARAKAT |
| Tanggal : 29/01/2010 |
| Boyolali. Dalam memfasilitasi pelatihan di masyarakat, seorang fasilitator harus terlebih dulu memahami tentang metode POD (Pendidikan Orang Dewasa) dalam konsep belajar mengajar dan teknik-teknik kepemanduan. Hal inilah yang coba ditekankan kepada seluruh fasilitator dan asisten Sub-DMC Jawa Tengah
selengkapnya... |
| |
| KUMPULKAN TIM RELOKASI, IWAN GUNAWAN RENCANAKAN LAKUKAN KAJIAN LANJUTAN |
| Tanggal : 22/01/2010 |
| pelaksanaan relokasi di tiga desa di Kabupaten Bantul (Srimartani, Wonolelo dan Wukursari), Tenaga Ahli Bank Dunia dalam bidang DRR (Disaster Risk Reduction) Iwan Gunawan mengumpulkan timnya untuk menyusun rencana kerja tindak lanjut relokasi, Kamis, 14 Januari 2010 di Kantor NMC di Jalan Melati No: 173A
selengkapnya... |
| |
| SELESAI TANGANI LONGSOR, WARGA GIRIASIH LANJUTKAN PEMBANGUNAN TALUD EMBUNG |
| Tanggal : 19/01/2010 |
| Gunung Kidul. Selesai tangani talud yang longsor akibat kurang kuat menahan tanah yang kurang padat, warga Desa Giriasih Kecamatan Purwosari Kabupaten Gunung Kidul melanjutkan kembali pembangunan talud penampungan air hujan (embung) yang belum selesai seratus persen
selengkapnya... |
| |
| KABUPATEN MAGELANG UNDANG NMC DAN SUB-DMC JATENG GUNA MEMBICARAKAN TERKAIT RPP REPLIKASI |
| Tanggal : 18/01/2010 |
| Magelang. Terkait dengan keinginan Kabupaten Magelang untuk melaksanakan kegiatan RPP (Rencana Penataan Permukiman) Replikasi di beberapa desa selain desa-desa dampingan Rekompak-JRF di Kabupaten Magelang, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Magelang,
selengkapnya... |
| |
| DAPATKAN PROGRAM REKOMPAK DAN ND, DUA DESA DI BOYOLALI SEPERTI MENDAPAT “DURIAN RUNTUH” |
| Tanggal : 13/01/2010 |
| Boyolali. Mendapat durian runtuh, sepertinya pepatah ini pantas menggambarkan dua desa di Kabupaten Boyolali yaitu Desa Cepokosawit dan Desa Karangduren Kecamatan Sawit. Pada awal tahun 2010 ini, kedua desa tersebut menerima dua program sekaligus yakni Program Rekompak-JRF dan program Neighborhood Development (ND)
selengkapnya... |
| |
| AKIBAT TANAH KURANG PADAT, TALUD EMBUNG GIRIASIH LONGSOR |
| Tanggal : 31/12/2009 |
| Gunung Kidul. Sebagian talud penampungan air hujan (embung) yang sudah dibangun oleh warga di Desa Giriasih Kecamatan Purwosari Kabupaten Gunung Kidul longsor setelah diguyur hujan selama beberapa hari. Longsornya talud ini disebabkan karena tanah di sepanjang tepi talud yang kurang padat.
selengkapnya... |
| |
RAKORNIS REKOMPAK-JRF BULAN DESEMBER 2009 Siapkan Anggaran, Pemkab Bantul Janjikan Penyelesaian IMB di Tahun 2010 |
| Tanggal : 29/12/2009 |
| Bantul. Pemerintah Kabupaten Bantul saat ini sudah menganggarkan dana untuk menyelesaikan status IMB (Ijin Mendirikan Bangunan) dari rumah tahan gempa yang sudah dibangun melalui dana BDR program Rekompak-JRF. Hal ini dikatakan oleh Sekda Kabupaten Bantul Gendut Sudarto
selengkapnya... |
| |
| DOLY PRANOTO KUMPULKAN TIM SIM KAB. MAGELANG DAN KAB. BOYOLALI |
| Tanggal : 23/12/2009 |
| Klaten. Dalam rangka mobilisasi fasilitator program Rekompak-JRF di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali, Tenaga Ahli SIM (Sistem Informasi Manajemen) NMC Doly Pranoto mengumpulkan person-person dalam Tim SIM yang nantinya akan bekerja untuk wilayah
selengkapnya... |
| |
| EUROPEAN COA MERASA SENANG DAN PUAS TERHADAP PROGRAM CSRRP |
| Tanggal : 21/12/2009 |
| Bantul. Team Leader European COA (Court of Auditors) Enrico Grassi beserta dua anggotanya merasa senang dan puas dengan apa yang sudah dilakukan oleh program CSRRP (Community-Based Settlement Reconstruction and Rehabilitation Project). Hal ini diungkapkan
selengkapnya... |
| |
MUSIM HUJAN, ARCA MUDAH RAPUH (Disadur dari: Harian Kedaulatan Rakyat, 19 Desember 2009) |
| Tanggal : 19/12/2009 |
| Klaten (KR). Memasuki musim hujan, benda cagar budaya (BCB) di sekitar Candi Plaosan dan Candi Sewu terlihat kusam dan keropos. Curah hujan dan lembabnya udara bisa memicu tumbuhnya lumut kerak dalam jumlah besar di dinding candi dan arca. Ketua Unit Candi Plaosan Balai Pelestari Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Rohyani mengatakan hal itu kepada wartawan, Selasa (15/12).
selengkapnya... |