Untitled Document
Untitled Document
Sampaikan, kritik, saran, atau keluhan Anda mengenai program REKOMPAK-JRF melalui
SMS Pengaduan di nomor: 08213 678 7000


Ketik:
lokasi <spasi> isi pengaduan

Contoh:
Sumbermulyo,Bambanglipuro,
Bantul<spasi>Kapan dana bisa cair?

Berdasarkan 
Kata Pencarian
Website Kotagede Heritage
Website P2KP
 
 

WAKIL BUPATI BANTUL RESMIKAN JEMBATAN GANTUNG JRF DI DESA TRIMULYO
Tanggal : 19/07/2010
 

Bantul. Rabu (14/7/2010) lalu, Desa Trimulyo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul kedatangan orang nomor dua se-Kabupaten Bantul. Puluhan warga beserta aparat desa berkumpul di lapangan yang berada di Dusun Blawong II untuk menyambut Wakil Bupati Bantul, Drs. H. Sumarno beserta rombongan. Kedatangan Sumarno saat itu dalam rangka peresmian kegiatan swadaya masyarakat yang ditandai dengan peresmian jembatan gantung yang telah direnovasi menggunakan dana JRF dalam program Implementasi BDL Rekompak-JRF, sekaligus memperingati hari jadi ke-179 Kabupaten Bantul tahun 2010.

Jembatan dengan bentang sepanjang 52 m1 dengan warna ngejreng (baca: menyolok) kuning dan biru itu dijadikan simbol dalam acara ini karena dianggap dapat mewakili semangat dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Dalam pengerjaannya, renovasi jembatan gantung yang menjadi daya tarik Desa Trimulyo sebagai salah satu desa wisata di Kabupaten Bantul itu menghabiskan dana Rp. 250 juta dari bantuan dana BDL (Bantuan Dana Lingkungan) Rekompak-JRF dan ditambah dengan kurang lebih Rp. 24 juta dari swadaya masyarakat.

Dalam sambutannya, Sumarno mengajak warga masyarakat Desa Trimulyo khususnya dan masyarakat Bantul pada umumnya untuk tetap menjaga semangat membangun guna kemajuan di Kabupaten Bantul pasca bencana Gempa Bumi yang menimpa 4 tahun silam. “Mari kita percepat pembangunan demi membangun Bantul yang tangguh,” ungkap beliau yang mewakili Bupati Bantul yang tidak bisa hadir karena sedang berada di tanah suci.

Soemarno merasa bangga terhadap semangat bangkit yang ditunjukkan oleh masyarakat Bantul dalam pembangunan di tingkat desa. Dalam acara yang bertajuk “Bantul Bangkit Pasca Bencana” itu, beliau mengungkapkan terimakasihnya kepada masyarakat atas partisipasi dan kerjasamanya dengan pemerintah daerah serta JRF sebagai pemberi dana sehingga pembangunan di Kabupaten Bantul dapat meningkat dengan cepat.

Sebagai puncak acara, peresmian jembatan gantung JRF ditandai dengan pemotongan pita oleh Drs. H. Sumarno dengan didampingi oleh rombongan dari  Pemerintah Kabupaten Bantul, DMC DI. Yogyakarta dan Aparat Desa beserta warga sekitar. Seusai memotong pita, Sumarno juga menyempatkan diri untuk mencoba jembatan gantung yang sudah kerap kali dijadikan tempat pemotretan para fotografer jogja itu. Dengan didampingi asisten pendamping dari DMC DI. Yogyakarta, Sumarno diberikan penjelasan terkait konstruksi dan kekuatan jembatan tersebut dalam menahan beban yang melintas diatasnya. (Sumber: Didit A - Jr. Web Editor / Sosinfo - NMC Rekompak-JRF)

 

 

Dibaca sebanyak 2420 kali
 
 
Berita Sebelumnya :
 
(15/7/10) PEMBANGUNAN JALAN TELASAH: IMPLEMENTASI BDL YANG ...
(13/7/10) MENGANALISIS BENCANA, TIP DIAJARKAN MEMBUAT ...
(06/7/10) VERIFIKASI MAGELANG: PASTIKAN USULAN BUKAN ...
(02/7/10) KUNJUNGI WONOKROMO, ADB’S EXECUTIVE DIRECTOR ...
(29/6/10) TALUD TERBANGUN, PERMUKIMAN TIDAK PERNAH BANJIR ...
 

 Tulis Pesan Singkat :